TAKUT YANG MEMBAWA BERKAT
Mazmur 128: 1- 6
PENDAHULUAN
Kita hidup dalam zaman dimana ketakutan dan kecemasan menghantui. Alasannya cukup masuk akal karena berbagai serangan teroris seperti peristiwa September 2001 di USA, Bom Bali tahun 2002, Bom London Juli 2005 dan Bom Bali 1 Oktober 2005. Ketakutan ini tentunya sangat bersifat negatif dan mengganggu kesehatan jiwa.
Dalam Alkitab ada ketakutan yang bersifat positif dan membawa berkat. Pemazmur mengajak kita kepada takut akan Tuhan. Kalau ini dilaksanakan akan membawa berkat.
TAKUT AKAN TUHAN
Arti pertama dari takut ini adalah sikap hormat, takjub, mengagumi akan Tuhan dan segala karyaNya baik itu berupa keselamatan maupun akan dunia ciptaanNya.Dari sana berangkat pujian, penyembahan dan ibadah.
Arti kedua dari takut yang dimaksud adalah perasaan gentar berhadapan dengan Allah yang Maha Kudus yang membenci dosa. Berangkat dari sana kita menghindari dosa ,mewujudkan hidup kudus dan lebih luas lagi selalu mengusahakan untuk menyelaraskan hidup ini sesuai dengan kehendak dan Firman Tuhan.
BERKAT TUHAN ATAS PEKERJAAN
Orang yang takut akan Tuhan diberkati pekerjaannya. Berkat dalam arti materi dan berkat untuk menikmati hasil pekerjaannya. Tanpa berkat Tuhan banyak orang bekerja keras, mereka berhasil tetapi tidak dapat menikmatinya karena berbagai penyakit yang diderita, mungkin juga karena ditipu orang dan sebab sebab lain, sehingga apa yang dihasilkan habis seperti karung bolong yang diisi tanpa pernah penuh. Dengan berkat Tuhan hasil kerja dapat dinikmati.
BERKAT TUHAN ATAS RUMAH TANGGA
Bonus lain dari takut akan Tuhan ialah berkat atas rumah tangga.
Istrinya bagaikan pohon anggur, itu berarti istrinya menjadi sumber sukacita ditengah rumah tangga.( bandingkan Hakim Hakim 9:13).Anak anaknya bagaikan pohon zaitun mengelilingi mejamu, ini mau menunjuk kepada anak anak yang berguna bagi orang tua dan bagi Tuhan. (bandingkan Hakim Hakim 9:9).
PENUTUP
Amsal 15:3 mengatakan:”Mata Tuhan ada disegala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.” Sejiwa dengan itu ada ucapan dalam bahasa latin yang mengatakan:”Coram Deo” artinya kita hidup dihadapan hadirat Allah.
Karena hidup dihadapan Allah dimanapun kita berada maka kita diajak untuk takut kepada Tuhan dalam bentuk hormat, takjub,pujian, ibadah, menghindari dosa dan menyelaraskan hidup sesuai dengan Firman Tuhan.
Buang takut yang negatif dan merusak kesehatan jiwa, lalu bersamaan dengan itu kembangkan takut yang positif, takut kepada Tuhan yaitu takut yang membawa berkat. Amin.