Search blog.co.uk

  • AKU PERCAYA:”ALLAH MAHAKUASA

    AKU PERCAYA:”ALLAH MAHAKUASA”
    Kej.3:1-7; 17:1

    PENDAHULUAN
    Hawa lebih percaya kepada iblis dari pada percaya kepada Allah. Dia menuruti petunjuk iblis dan makan buah larangan. Akibatnya sangat fatal, bukan bagi dia saja, suaminya tetapi juga bagi seluruh umat manusia keturunannya.
    Kepada Abraham Allah menyatakan Diri sebagai Yang MahaKuasa atau El Shadai. Alkitab dan juga seperti yang dirumuskan dalam Pengakuan Iman Rasuli kita diajak untuk percaya kepada Allah Bapa Yang Maha Kuasa. Percaya ini adalah percaya yang membawa berkat. Apa saja yang telah dan akan dilakukan oleh Allah Yang MahaKuasa ini?

    II. MAHA KUASA DALAM PENCIPTAAN
    Allah menciptakan dari yang tiada menjadi ada (ex creatio nihilo). Dia menciptakan tanpa bahan apapun. Dia berfirman, maka segalanya jadi, langit, bumi, darat, laut, tumbuhan, binatang dan terakhir manusia diciptakan dari debut tanah. Dia menciptakan semuanya dan Dia juga memelihara ciptaaanNya. Lagu yang dapat kita dendangkan adalah How Great Thou Art.

    III.MAHA KUASA DALAM PENYELAMATAN
    Kelahiran dari anak dara Maria merupakan karya kemaha kuasaan Allah untuk mendatangkan Tuhan Yesus kebumi menjadi juru selamat umat manusia.
    Kemaha kuasaan lainnya terjadi disalib. “Kekalahan” salib diubahkan menjadi kemenangan karena membawa pengampunan dosa, pembebasan hukuman dan hidup kekal. Kemaha kuasaan lain membawa Yesus dari kematian kepada kebangkitan. Kebangkitan mana membawa hidup baru dan jaminan kebangkitan bagi umat yang percaya

    III.MAHA KUASA DALAM HIDUP SEHARI HARI
    1.Kebebasan Manusia.
    Manusia tidak menjadi robot walaupun Allah Maha Kuasa. Manusia tetap memiliki kebebasan. Contoh klasik adalah Yunus yang melarikan diri ke Tarsis; tetapi Allah membawa Yunus kembali kepada rencana Allah semula untuk pergi ke Niniwe untuk mengabarkan Injil.
    2.PerlindunganNya
    Rambut dikepalamupun terhitung (Matius 10:30) . Tidak ada sesuatupun yang akan terjadi tanpa sepengetahuan dan se izin Allah
    3.Keajaiban
    Karya Allah masa lalu, kebutuhan hidup, kesembuhan, dllnya bukan saja merupakan catatan sejarah untuk dikenang, tetapi merupakan pegangan iman untuk menerima keajaiban pada masa kini.

    PENUTUP
    Ucapan A.W.Tozer seorang teolog zaman dulu boleh menjadi pegangan kita. Dia berkata : “Anything God has ever done he can do now. Anything God has ever done anywhere he can do here. Anything God has ever done for anyone, he can do for you.” God is able because our God is almighty.” (Apa yang pernah Allah lakukan masa lalu, dapat Ia lakukan sekarang. Apa yang pernah Allah lakukan ditempat lain, dapat Ia lakukan disini. Apa yang Allah pernah lakukan untuk orang lain, Ia dapat lakukan untuk anda. Allah mampu karena Dia adalah Allah Yang Maha Kuasa.)
    Hanya kepada Dia saja Allah MahaKuasa aku percaya dan mempercayakan diri. Amin

  • PUJILAH ALLAH SANG PENCIPTA

    PUJILAH ALLAH SANG PENCIPTA
    Kej.1:1-5, 26-31; Maz.95

    PENDAHULUAN
    Kejadian 1:1 memberikan suatu pembukaan yang baik dan menarik perhatian serta menggaris bawahi bahwa Allah ada.

    DIPERHADAPKAN DENGAN ATEISME
    Ateisme adalah pandangan keyakinan filsafat yang menyatakan bahwa Allah tidak ada. Walupun banyak yang mengatakan diri bukan ateis tetapi dalam praktek mereka ateis alias tidak percaya kepada Allah. Kejadian 1:1 membantah ateisme, dan dengan tegas menyatakan bahwa Allah ada.

    DIPERHADAPKAN DENGAN POLITEISME
    Politeisme adalah kepercayaan kepada banyak allah atau ilah. Dengan tegas pula Kej.1:1 menyatakan bahwa Allah hanya satu, Dialah Allah sang pencipta.

    DIPERHADAPKAN DENGAN HUMANISME
    Humanisme adalah pandangan yang meletakkan manusia pada pusat dari segalanya. Humanisme yang ateis meniadakan Allah. Moto mereka, manusia merupakan pusat, tidak memerlukan Allah dan manusia dapat melakukan apa saja. Kej.1:1 menyatakan bahwa sebelum ada manusia sudah ada Allah. Allah duluan, Dia pusat keberadaan, dengan demikian humanisme dibantah.

    NAMA YANG DINYATAKAN
    Sang pencipta ini menyatakan diri sebagai Allah atau bahasa Iberaninya Elohim ( El = yang maha kuasa; ohim-oah-allah=yang dapat dipercaya).Elohim adalah Allah yang maha kuasa dan dapat dipercaya. Nama lain yang dipakai dalam bagian lain adalah Yehova atau Yahwe diterjemahkan dengan TUHAN yang berarti Aku ada yang Aku ada, Dia adalah Tuhan yang mandiri dan tidak tergantung kepada siapapun dan apapun juga.

    PENUTUP
    Kita diajak menyembah Dia Sang Pencipta bersama-sama dengan pemazmur 95. Kita diajak untuk mengabdi sebagai hamba hambaNya, senantiasa hidup dalam penyerahan diri dan biarlah segenap hidup kita menjadi pujian bagi kemuliaan namaNya. Amin

  • TAKUT YANG MEMBAWA BERKAT

    TAKUT YANG MEMBAWA BERKAT
    Mazmur 128: 1- 6

    PENDAHULUAN
    Kita hidup dalam zaman dimana ketakutan dan kecemasan menghantui. Alasannya cukup masuk akal karena berbagai serangan teroris seperti peristiwa September 2001 di USA, Bom Bali tahun 2002, Bom London Juli 2005 dan Bom Bali 1 Oktober 2005. Ketakutan ini tentunya sangat bersifat negatif dan mengganggu kesehatan jiwa.
    Dalam Alkitab ada ketakutan yang bersifat positif dan membawa berkat. Pemazmur mengajak kita kepada takut akan Tuhan. Kalau ini dilaksanakan akan membawa berkat.

    TAKUT AKAN TUHAN
    Arti pertama dari takut ini adalah sikap hormat, takjub, mengagumi akan Tuhan dan segala karyaNya baik itu berupa keselamatan maupun akan dunia ciptaanNya.Dari sana berangkat pujian, penyembahan dan ibadah.
    Arti kedua dari takut yang dimaksud adalah perasaan gentar berhadapan dengan Allah yang Maha Kudus yang membenci dosa. Berangkat dari sana kita menghindari dosa ,mewujudkan hidup kudus dan lebih luas lagi selalu mengusahakan untuk menyelaraskan hidup ini sesuai dengan kehendak dan Firman Tuhan.

    BERKAT TUHAN ATAS PEKERJAAN
    Orang yang takut akan Tuhan diberkati pekerjaannya. Berkat dalam arti materi dan berkat untuk menikmati hasil pekerjaannya. Tanpa berkat Tuhan banyak orang bekerja keras, mereka berhasil tetapi tidak dapat menikmatinya karena berbagai penyakit yang diderita, mungkin juga karena ditipu orang dan sebab sebab lain, sehingga apa yang dihasilkan habis seperti karung bolong yang diisi tanpa pernah penuh. Dengan berkat Tuhan hasil kerja dapat dinikmati.

    BERKAT TUHAN ATAS RUMAH TANGGA
    Bonus lain dari takut akan Tuhan ialah berkat atas rumah tangga.
    Istrinya bagaikan pohon anggur, itu berarti istrinya menjadi sumber sukacita ditengah rumah tangga.( bandingkan Hakim Hakim 9:13).Anak anaknya bagaikan pohon zaitun mengelilingi mejamu, ini mau menunjuk kepada anak anak yang berguna bagi orang tua dan bagi Tuhan. (bandingkan Hakim Hakim 9:9).

    PENUTUP
    Amsal 15:3 mengatakan:”Mata Tuhan ada disegala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.” Sejiwa dengan itu ada ucapan dalam bahasa latin yang mengatakan:”Coram Deo” artinya kita hidup dihadapan hadirat Allah.
    Karena hidup dihadapan Allah dimanapun kita berada maka kita diajak untuk takut kepada Tuhan dalam bentuk hormat, takjub,pujian, ibadah, menghindari dosa dan menyelaraskan hidup sesuai dengan Firman Tuhan.
    Buang takut yang negatif dan merusak kesehatan jiwa, lalu bersamaan dengan itu kembangkan takut yang positif, takut kepada Tuhan yaitu takut yang membawa berkat. Amin.

  • Aman dalam lindungan Tuhan

    Aman dalam lindungan Tuhan

    Maz. 125:1-5

    PENDAHULUAN
    Menurut Abraham Maslow seorang ahli ilmu jiwa terkenal, manusia memiliki berbagai kebutuhan. Salah satu kebutuhan yang terpenting adalah kebutuhan akan rasa aman. Negara dan rakyat orang perorangan senantiasa mengusahakan rasa aman tadi, namun dalam praktek ditemui ada kalanya apa yang dianggap aman ternyata tidak aman alias tidak dapat diandalkan.

    TINDAKAN PERCAYA

    Pemazmur mengetengahkan mengenai keamanan yang sejati hanya didapat dengan percaya kepada Tuhan. Hal percaya kepada Tuhan di Perjanjian Baru diperluas bukan saja keamanan untuk hidup sementara didunia ini saja tetapi sampai kepada hidup kekal. Untuk mendapatkan keamanan seperti itu jalannya adalah dengan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus (Yoh.3:16).

    Menurut Wayne Grudem seorang teolog terkenal bahwa keselamatan dan hidup kekal tadi tidak dapat hilang.Mengapa ? Karena ini semua merupakan pemberian Allah dan tidak tergantung kepada prestasi manusia yang mempercayakan diri kepada Tuhan.Kepercayaan semacam ini memberikan rasa aman bagi kita.

    ALLAH YANG HIDUP DAN BERKUASA

    A.W.Tozer, seorang teolog dan pendeta pernah mengatakan bahwa tugas terberat dari gereja masa kini adalah memurnikan pemahaman mengenai Allah. Mengapa? Karena kadang kadang orang Kristen memiliki pemahaman mengenai Allah yang tidak Alkitabiah.

    Allah yang disaksikan Alkitab adalah Allah yang hidup dan berkuasa. Dia adalah El Syadai. Dia dapat diandalkan memberi perlindungan didunia dan hidup kekal melalui Tuhan Yesus Kristus. Selama didunia mungkin saja kita mengalami kesulitan, tetapi tidak berlama-lama. (cf Maz.125:3)

    ALLAH YANG MEMBALAS

    Dia membalas mereka mereka yang tulus hati dan baik. Dia juga difahami sebagai Allah yang menghukum mereka mereka yang menyimpang dan melakukan kejahatan. (Maz.125:4,5)

    PENUTUP

    Kapal pesiar Titanic pernah dikatakan sebagai yang tidak dapat tenggelam. Para penumpang merasa aman ketika mereka menaikinya dari Inggeris menuju Amerika Serikat. Pada tgl.14 April 1912 kapal ini tenggelam setelah menabrak permukaan gunung es dengan membawa korban jiwa sejumlah 1500 orang.

    Dunia tidak dapat memberi keamanan sejati. Keamanan sejati hanya didapat dengan mempercayakan diri kepada Tuhan.(Maz.125:1)

  • MATAKU TERTUJU PADAMU

    MATAKU TERTUJU PADAMU
    Maz.123:1-4

    PENDAHULUAN
    Dalam menghadap raja atau pejabat ada acara protokoler yang harus diikuti dan dipatuhi seperti halnya antara lain dapat kita saksikan dalam film Anna and the King. Maz.123 juga memperhadapkan kita kepada suatu pertemuan antara pemazmur sebagai hamba dengan Allah sebagai raja. Fokus bukan pada acara protokoler, tetapi lebih kepada hal posisi Allah, hamba dan bagaiamana sikap hamba serta apa yang dipohonkannya.

    SIAPAKAH ALLAH?
    Ada berbagai pandangan mengenai Allah didunia ini. Mulai dari Atheisme yang tidak percaya Allah sampai kepada Politheisme yang percaya kepada banyak Allah.
    Alkitab mengajar bahwa Allah itu ada dan hanya satu (Yes.45:5), Dia adalah Sang Pencipta (Kej. 1 dan 2) dan Dia adalah Allah yang transenden sebagai raja yang bersemayam didalam surga (Ma.123)

    SIAPAKAH KITA?
    Melalui Kej.1:28 kita mengerti bahwa manusia adalah hamba Allah untuk mengerjakan tugas yang dipercayakan; sekali lagi dalam Maz.123 ditegaskan bahwa kita adalah hamba laki laki dan hamba perempuan dari Allah.
    Bagi orang masa kini, menjadi hamba sukses mereka katakan:”Yes”; tetapi kalau menjadi hamba Tuhan mereka katakan:”No”. Biarlah melalui perenungan firman kita dikembalikan untuk hanya menjadi hamba Allah dalam bidang tugas kita masing masing (digereja dan diluar gereja; dirumah tangga dan diluar rumah tangga)

    KETERGANTUNGAN KEPADA ALLAH
    Sikap dan praktek hidup seorang hamba adalah tergantung dan bergantung sepenuhnya kepada Tuhan Allah tuan kita bersama.Pemazmur mengatakan bahwa mata hamba tertuju kepada tuannya sebagai tanda kebergantungannya. Tuannya dengan tangannya akan memberi perintah, tetapi juga melayani memberikan pemeliharan makanan dan minuman. Demikianlah hendaknya kita bersikap dalam berhubungan dengan Tuhan Allah.

    MEMOHON BELAS KASIHAN
    Kepada Allah kita juga mohon belas kasihan. Belas kasihan dalam arti pertama: mohon ampun untuk dosa dosa yang diperbuat. Arti kedua: mohon belas kasihan dan pertolongan untuk keadaan susah, penyakit, dll. ( Markus 10:47). Arti ketiga: mohon belas kasihan ketika mengalami penghinaan karena kita menjadi umat Allah/orang Kristen.

    PENUTUP
    Mataku Tertuju Padamu bukanlah lagu cinta yang mengkisahkan seorang pemuda yang matanya terus menerus tertuju kepada gadis pujaannya. Mataku Tertuju Padamu adalah perumusan tema dari lagu mazmur 123 yang mau mengkisahkan pemazmur yang melayangkan matanya kepada Allah yang bersemayam didalam sorga. Allah adalah raja dan kita adalah hambaNya. Hidup kita tergantung kepada Dia dan kita boleh memohon belas kasihanNya.Kiranya segala puji hormat dan syukur senantiasa kita persembahkan kepada Dia yang adalah raja dalam hidup kita sebagai hamba hambaNya. Amin.

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.